Kabupaten Pulang Pisau · Kalimantan Tengah

Zona Kambuhan
Kebakaran Gambut

Sistem Informasi Adaptasi Gambut Antisipatif Berbasis Pemetaan Zona Kambuhan Kebakaran sebagai Strategi Restorasi Adaptif di Kabupaten Pulang Pisau berbasis citra satelit Sentinel-2.

2019–2025 periode analisis Sentinel-2 · Google Earth Engine
Pendahuluan

Api yang Sama,
Berulang Kali

Setiap musim kemarau, asap karhutla kembali menyelimuti Kalimantan Tengah, dan seringkali, di lahan yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Lahan gambut yang pernah terbakar kehilangan tutupan vegetasi pelindungnya, muka air tanahnya terus turun, lalu ditumbuhi vegetasi sekunder yang justru lebih mudah terbakar, membentuk siklus degradasi yang sulit diputus tanpa intervensi tepat sasaran.

Sistem pemantauan yang ada selama ini bersifat reaktif: mendeteksi titik api yang sedang terjadi. Situs ini menawarkan pendekatan berbeda, memetakan pola kekambuhan dari data historis, sebagai dasar objektif untuk menentukan wilayah mana yang paling butuh restorasi lebih dulu.

Kenapa Ini Mendesak

Fakta Kunci

767
titik panas terpantau di Kalimantan pada 20 Agustus 2026, terkonsentrasi di Kalimantan Tengah
5,62 jt ha
luas area terbakar se-Indonesia 2019–2024, 1,12 juta ha di antaranya terbakar berulang
2,20 jt ha
total lahan gambut terbakar 2015–2022, dengan 18% masuk kategori kebakaran berulang
$16,1 M
kerugian ekonomi akibat karhutla Indonesia pada tahun 2015 saja (dalam dolar AS)
Sumber: BMKG, KLHK, dan studi pemetaan area terbakar nasional berbasis Sentinel-2/Google Earth Engine.
Peta Interaktif

Jelajahi Petanya

Nyalakan/matikan layer di panel kiri peta. Klik poligon zona kambuhan untuk melihat kategori dan rekomendasi tindakan.

Layer & Legenda

Legenda — Zona Kambuhan

Aman
Pernah terbakar (1x)
Zona Kambuhan (≥2x)

Legenda — Batas Desa

Batas Desa

Legenda — Frekuensi

0 kali
1–2 kali
3–4 kali
5–6 kali

Legenda — NBR

Terbakar/rusakVegetasi sehat
Unduh

Peta Layout Cetak

Versi peta siap cetak (gambar) untuk lampiran laporan atau bahan presentasi.

Statistik

Luas per Kategori

Menghitung…

Dihitung berdasarkan geometri poligon hasil vektorisasi.

Analisis Desa

Desa dengan Zona Kambuhan Tertinggi

Menghitung…

Persentase dihitung dari luas wilayah tiap desa yang termasuk kategori Zona Kambuhan (≥2 kali terbakar) terhadap luas total desa tersebut.

Rencana Aksi

Mitigasi & Tindak Lanjut

Untuk Masyarakat

  • Prioritas program paludikultur (budidaya lahan basah tanpa bakar) di zona kambuhan
  • Edukasi pembersihan lahan tanpa bakar
  • Pelatihan pemadaman dini tingkat desa

Untuk Pemerintah Daerah / BRGM

  • Alokasi anggaran restorasi diprioritaskan ke zona kambuhan, bukan disebar rata
  • Sekat kanal (canal blocking) di titik dengan drainase gambut tinggi
  • Patroli musim kemarau difokuskan ke wilayah berisiko tertinggi

Untuk Dinas Kesehatan & Sekolah

  • Kesiapsiagaan dini di desa sekitar zona kambuhan sebelum puncak kemarau
  • Distribusi masker & edukasi ISPA lebih awal, bukan reaktif
  • Pemantauan kualitas udara berbasis prioritas wilayah